
Dolar Australia terdepresiasi melewati $0,649 pada hari Kamis(12/6), memperpanjang penurunannya dari sesi sebelumnya karena sentimen risiko memburuk di tengah ancaman tarif baru dari Presiden AS Donald Trump.
Pada hari Rabu, ia mengumumkan rencana untuk mengirim surat resmi ke mitra dagang utama dalam satu hingga dua minggu ke depan, yang menguraikan tarif sepihak yang ditujukan untuk memaksa negara-negara untuk menegosiasikan kesepakatan perdagangan.
Menambah tekanan pada dolar Australia adalah meningkatnya ekspektasi pemotongan suku bunga lebih lanjut oleh Reserve Bank of Australia. Pasar memperkirakan peluang 80% untuk pemotongan 25 bps menjadi 3,60% pada pertemuan 8 Juli, dengan penurunan lebih lanjut menjadi 3,10% diharapkan pada akhir tahun.
Namun, Kepala Ekonom Westpac Luci Ellis memperkirakan RBA akan mempertahankan suku bunga pada bulan Juli, diikuti oleh pemotongan seperempat poin pada bulan Agustus dan November, dengan dua pemotongan tambahan pada bulan Februari dan Mei tahun depan. Pemotongan suku bunga lebih awal mungkin dilakukan jika inflasi dan kondisi pasar tenaga kerja melemah, yang berpotensi menurunkan suku bunga tunai menjadi 2,85%. (zif)
Sumber: Trading Economics
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...